“Sebelumnya saya telah memecah-mecah tubuh manusia, dan kali ini saya akan menyusunnya kembali” kata Léger. Permukaan halus dari lukisan figur wanita ini, bunga-bunga yang dipegangnya, dan sebuah buku dipelukannya memberikan kesan benda-benda mekanis yang disusun menjadi satu. Palet warna yang memberikan kesan berkilau seperti metal dan bentuk yang geometris merupakan style khas Léger pada periode […]

> View article

José Gonzales lahir di Spanyol pada tahun 1887. Pada tahun 1906 ia pindah dan tinggal di kota Paris, Perancis, dimana ia menyebut dirinya sebagai Juan Gris. Menurutnya, nama Juan Gris lebih cocok untuk karirnya sebagai seorang artist karikatur. Di kota Paris ia bergabung dengan sebuah grup pelukis yang dibentuk Picasso dan menjadi salah satu bapak […]

> View article

Picasso menghabiskan beberapa bulan menginap tinggal di daerah Antibes, Perancis, sebelum Perang Dunia ke-2 pecah di laut Mediterania. Melalui lukisan ini Picasso menampilkan sebuah komposisi besar yang unik yang berbeda dari kebanyakan lukisan-lukisan yang telah dilukis olehnya. Ditengah pusat komposisi lukisan ini, nampak sebuah perahu dengan dua figur nelayan sedang menombak ikan dengan pencahyaan dari […]

> View article

Mulainya periode aliran style Synthetic Cubism pada tahun 1916 juga menandakan mulainya karir dari Juan Gris yang melakukan study dari berbagai karya seni para master terdahulu, seperti Paul Czanne, Corot dan Velzquez. Tiga karya yang Juan Gris hasilkan pada periode ini, terinspirasi dari karya-karya Camille Corot, yang kebanyakan merupakan potret seorang wanita, seperti Femme la […]

> View article

Pada awal tahun 1915, Juan Gris menyadari bahwa karya-karya lukisnya tidak lagi hanya dibuat untuk memenuhi ruangan. Karya-karya lukisnya kini menjadi sebuah inovasi yang menyajikan struktur-struktur baru yang saling berkaitan walaupun komposisinya padat dan kompleks. Dalam lukisan “Still Life before an Open Window, Place Ravignan”, Gris mengombinasikan tampilan interior dan exterior, sebuah lukisan still life […]

> View article

Setelah bekerja di Madrid (Spanyol) sebagai seorang illustrator di sebuah majalah satirical, Juan Gris lalu pindah ke Paris pada tahun 1906, dimana ia tinggal di sebuah rumah susun yang memiliki julukan Bateau-Lavoir (“laundry boat”), sebuah tempat yang terkenal di kalangan para seniman di Paris, yang pada saat itu juga merupakan tempat tinggal Pablo Picasso dan […]

> View article

Pada tahun 1913, tahun dimana lukisan “Violin and Guitar” ini dilukis, Juan Gris telah sepenuhnya berhasil berasimilasi dengan prinsip melukis Cubism, melalui pengetahuannya akan karya-karya Pablo Picasso dan Georges Braque dan penelitiannya pada Paul Cézanne. Walaupun begitu, Gris bukanlah seorang academic Cubist, tidak seperti banyak para pelukis cubist yang bertindak jauh hingga membuat buku panduan […]

> View article

Miskinnya reputasi komersial artistik Paul Cezanne sepanjang sebagian besar masa hidupnya sangat kontras dengan pengaruh artistik yang kaya yang ia wariskan kepada generasi pelukis berikutnya, khususnya kepada salah satu pencetus aliran kubisme, Georges Braque (1882-1963). Braque, yang secara konsisten terus mengingatkan bahwa dia telah berutang banyak pada Cezanne, dalam menghasilkan karya-karyanya ia selalu mengikuti tradisi […]

> View article

Tinggal di pinggir laut tengah di daerah Bandol (Perancis) pada tahun 1921, Juan Gris memiliki reaksi yang beragam tentang pemandangan disekitarnya, pemandangannya “menyeramkan,” “indah,” dan “menyedihkan.” Tergerak untuk mengabadikan pemandangan yang dilihatnya melalui jendela rumahnya, Gris melukiskan beberapa lukisan yang mendominasi dengan tema “open window”, termasuk lukisan ini. Dalam karya-karya lukis dengan tema “open window” […]

> View article