Dr Peyron, pemimpin Rumah Sakit Jiwa di desa Saint-Remy menulis dalam catatannya bahwa Van Gogh telah menderita gangguan jiwa acute mania, hallucinogenic dan epilepsi dalam waktu yang tidak menentu. Walaupun begitu, Van Gogh tampak tidak terpengaruh oleh penyakit jiwanya yang akut, ia terus berkarya dan menghasilkan beberapa seri lukisan yang mengagumkan selama dirawat di rumah […]

> View article

Fokus dari lukisan ini adalah untuk menggambarkan kecintaan Monet pada taman bunga yang ia bangun di halaman rumahnya, ada taman air dan sebuah kolam kecil dengan jembatan khas Jepang membentang ditengahnya. Pada seri lukisan “water-lily” ketiga ini (189799), Monet melukiskan bunga lily yang bermekaran di kolam dengan warna biru yang lembut dan hijau yang alami. […]

> View article

Pada bulan Februari 1888 Van Gogh meninggalkan Paris dan pergi ke kota Arles di Provence, Perancis. hingar-bingar kota Paris telah membuatnya kelelahan, baik mental maupun tubuhnya, dan Ia merindukan kehidupan yang tenang di pedesaan. Di Provence, Van Gogh berharap bisa menemukan cahaya dan atmosfer yang mempesona seperti yang terdapat dalam karya cetak dari Jepang. Selain […]

> View article

Van Gogh mulai melukis lukisan Irises ini setahun sebelum kematiannya pada tahun 1890, saat ia menjadi pasien di rumah sakit jiwa Saint-Remy. Van Gogh sering melukis untuk menjaga dirinya menjadi gila, dan lukisan ini merupakan salah satu yang di lukis pada masa-masa dimana jiwa Van Gogh sedang rapuh dan tergoncang. Van Gogh mengirim lukisan ini […]

> View article

Pada tahun 1878, Monet pindah ke kota Vetheuil, dekat sebuah sungai sebelah barat kota Paris, Perancis. Ia tinggal menetap di Vetheuil, merasa bahwa kota ini bisa menjadi tempat pelariannya dari hiruk-pikuk kehidupan kota besar dan memberikannya kesempatan untuk membangun sebuah taman bunga di pinggir sungai. Dalam lukisan ini Monet merepresentasikan bunga nasturtiums yang menjalar tumbuh […]

> View article

Kota Auvers telah menjadi rumah bagi para pelukis di Perancis dari berbagai generasi sebelum pelukis Impressionis, Charles Daubigny. Van Gogh berencana untuk melukis sebuah lukisan penghormatan untuk Daubigny, yang merupakan figur kuat dalam ‘muse imaginaire’nya selama dua dekade terakhir. Van Gogh dua kali melukis rumah dan kebun bunga Daubigny dalam dua media kanvas horisontal; salah […]

> View article