Degas sering kali pergi mengunjungi pertunjukan ballet dan opera, dimana ia menemukan berbagai subjek untuk lukisan-lukisan karyanya, tidak hanya pada saat pertunjukan sedang berlangsung tetapi juga dalam situasi yang tidak terduga dari sudut pandang di pinggir panggung dan ruangan studio latihan. Degas tidak pernah mau menerima label “impressionist” yang disematkan padanya. Berbagai karyanya yang seakan […]

> View article

Di awal tahun 1897 Pissarro memulai sebuah seri lukisan yang menggambarkan persimpangan jalan-jalan (boulevards) Montmartre, Haussmann dan des Italiens, rues de Richelieu dan Drouot. Antara tanggal 10 Februari dan 17 April Pissarro menghasilkan 14 lukisan pemandangan Boulevard Montmartre, dan Boulevard des Italiens. Lukisan “Boulevard Montmartre, morning, cloudy weather” merupakan sebuah lukisan yang dihasilkan dengan penuh […]

> View article

Victor Henri Rochefort, Marquis de Rochefort-Luçay (1830-1913) adalah seorang penulis dan politikus Perancis, pada tahun 1870 ia diangkat menjadi anggota dari the Government of National Defence, dan secara terbuka mengekspresikan rasa simpatinya kepada kaum Communards. Setahun kemudian pada tahun 1871 Rocherfort ditangkap dan dihukum berdasarkan hukum militer, di penjara seumur hidup, lalu dipindahkan ke kepulauan […]

> View article

Dikenal sebagai salah satu pelukis paling innovative di abad ke-19, Edgar Degas sering mengombinasikan teknik lukis tradisional dengan teknik yang unorthodox. Dalam komposisi “Ballet at the Paris Opéra”, sang artist dengan kreatif menggabungkan teknik monotype, yang jarang digunakan saat itu, dengan medium pastel yang rapuh. Dideskripsikan sebagai “the powder of butterfly wings,” pastel merupakan medium […]

> View article

Setelah empat tahun tinggal di Eropa, akhirnya sang artist bisa kembali ke Australia, Tom Roberts menumpang kapal S S Lusitania, kapal canggih yang menggunakan tenaga uap dan layar sebagai sumber kekuatannya pada tahun 1885. Selama di kapal dalam perjalanan menuju Australia, Roberts menyibukkan dirinya dengan membuat sketsa-sketsa di geladak kapal yang ramai dipenuhi para imigran […]

> View article